. . .
Investasi Rumah Villa di Kota Batu Malang - Exotic Panderman Hill
Pesan hotel via Agoda? KLIK DISINI
Pesan hotel, tiket pesawat, kereta api, tiket tempat wisata atau sewa mobil via Tiket.Com? KLIK DISINI
Tiket tempat wisata dan watersport di Bali? KLIK DISINI

Tuesday, December 20, 2016

Labirin Coban Rondo Malang - Kini Bukan Hanya Air Terjun



Labirin Coban Rondo Malang - ulasan oleh nnoart.
Labirin Coban Rondo Malang - Kini Bukan Hanya Air Terjun - Sebagian besar orang yang pernah berlibur atau berwisata ke wilayah Malang Raya, mungkin tidak asing lagi dengan objek wisata Coban Rondo yang terletak di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang ini. Coban Rondo terkenal akan pesona air terjun alaminya yang sangat indah dan menawan yang memberikan nuansa khas pegunungan bagi para wisatawan yang berlibur ke Malang dan Batu.

Namun saat ini bukan hanya air terjun saja yang menarik dari Wana Wisata Coban Rondo ini. Kreasi baru dari pengelola tempat wisata menghasilkan sebuah taman sesat atau labirin pada tahun 2014 yang semakin melengkapi objek wisata Coban Rondo. Saat ini, pengunjung tidak hanya dapat menikmati pesona air terjun dari Coban Rondo saja, tetapi juga dapat mencoba untuk merasakan sensasi tersesat di dalam labirin Coban Rondo ini.

Untuk itu, nnoart mencoba mengulas lebih dalam mengenai objek wisata labirin Coban Rondo yang cukup populer bagi segala kalangan baik itu di wilayah Malang Raya, bahkan dari luar regional Malang Raya yang mengetahui objek wisata ini dari berbagai media sosial yang ada saat ini. Beberapa informasi penting mengenai Labirin Coban Rondo akan dijabarkan di bawah ini, jangan sampai kelewatan yah. Juga, tidak lengkap apabila dalam artikel kali ini tidak disertai dengan catatan perjalanan serta dokumentasi foto selama perjalanan tersebut di penghujung artikel.

Lokasi Labirin Coban Rondo



Sesuai namanya, Labirin ini terletak di dalam kawasan Wana Wisata Coban Rondo yang terletak di desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Lokasinya tidak jauh dari perbatasan kota Batu dan kabupaten Malang di wilayah Payung. Jarak dari Alun-Alun Kota Batu sekitar 9 km dan dari pusat kota Malang sekitar 29 km. 

Jika pernah ke wisata air terjun Coban Rondo sebelumnya, maka labirin ini terletak setelah gerbang masuk utama kawasan Wisata Coban Rondo dan sebelum lokasi air terjun Coban Rondo. Selengkapnya mengenai lokasi atau alamat taman labirin Coban Rondo ini dapat dilihat langsung pada Google Map diatas, sedangkan untuk rute menuju labirin Coban Rondo akan dijelaskan kemudian di bagian tengah artikel ini.



Sekilas Tentang Coban Rondo


Area di Coban Rondo - Malang tempat adanya taman labirin
Coban Rondo (Coban – air terjun; Rondo = janda) merupakan air terjun yang terletak di ketinggian 1135 meter dpl dengan ketinggian mencapai 84 meter. Sumber air dari air terjun Coban Rondo ini berasal dari Cemoro Dudo di Gunung Kawi.  Pemandangan air terjun yang indah dengan butiran-butiran air halus yang tercipta di sekitarnya, pemandangan yang hijau dan udara yang dingin menjadi magnet bagi objek wisata Coban Rondo. Tidak heran wisatawan dari berbagai daerah bahkan negara lain pun sering mendatangi objek wisata Coban Rondo.

Saat ini di sekitar air terjun ini telah menjadi kawasan wisata terkenal Malang dan sudah semakin banyak fasilitas yang tersedia, wahana permainan dan sebagainya termasuk labirin (taman sesat) yang secara khusus diulas dalam blog nnoart ini.





Tentang Labirin Coban Rondo

Foto taman labirin di Coban Rondo - Malang
Labirin di Coban Rondo dibentuk dengan menggunakan tanaman hijau (tetehan) setinggi 2 meter yang berfungsi sebagai tembok atau pembatas jalan. Tembok hijau yang tinggi tersebut menjadi pembatas kiri-kanan dari jalan setapak dengan lebar kurang lebih 1,75 meter yang cukup untuk dilewati 2 orang saat berpapasan. 

Labirin ini menempati areal seluas 60 meter x 40 meter yang tentunya tidak terlalu luas, tapi meskipun begitu, ternyata cukup sulit loh untuk melewati tantangan dari labirin ini. Jalan yang berputar-putar, kadang buntu pada beberapa titik, ditambah lagi tembok yang tinggi dan kelihatan sama sepanjang jalan, membuat pengunjung yang masuk ke dalamnya tanpa mengetahui denah dari labirin ini bakalan kesulitan untuk mencapai titik finish yang berada di tengah-tengah labirin. 

Baca juga: Kampung Warna Warni Jodipan Malang - Warnai Harimu di Tempat Wisata Keren Terbaru

Kolam air mancur dan beberapa unit kursi sebagai tempat duduk berada di tengah-tengah labirin yang menjadi titik finish. Sedangkan titik start dari labirin ini ada 2, saat melewati menara pantau, bisa memilih untuk belok kiri atau belok kanan. Jika naik menara pantau, pengunjung dapat melihat keseluruhan labirin ke segala penjuru, sehingga bisa memandu teman yang berada di dalam labirin saat mereka sudah tersesat dalam waktu yang lama. Jika sedang berlomba antar sesama teman untuk mencapai finish, sebaiknya tidak perlu pengarahan dari menara pantau. Oh iya, Menara pantau ini juga sangat cocok menjadi tempat memotret teman-teman yang sedang berada di dalam labirin. 

Pengunjung melihat labirin Coban Rondo Malang dari atas menara pantau
Pengelola sering merubah jalur labirin dari hari-ke-hari dengan jadwal tertentu, hal tersebut dapat dilihat dari foto-foto Labirin Coban Rondo yang tersebar di sosial media, jalurnya kadang berbeda satu sama lain, meskipun titik finishnya selalu sama yaitu di pusat labirin. Dengan adanya perubahan yang terjadwal, tentunya pengunjung yang datang lebih dari satu kali bisa merasakan sensasi penasaran yang sama seperti saat pertama kali masuk ke dalam labirin Coban Rondo ini.

Jika pengunjung sudah puas bermain-main atau foto-foto di dalam area labirin, pengunjung juga dapat mencoba beberapa wahana atau permainan yang tersedia di sekitar area labirin seperti panahan, ATV, memberi makan ikan, paint ball, bersepeda, menggunakan segway atau bisa saja langsung ke objek wisata utama dalam Wana Wisata Coban Rondo yaitu air terjunnya yang terletak beberapa ratus meter dari labirin. Pengunjung juga dapat mencoba aktivitas outbound yang tersedia disini.


Jam Buka Labirin Coban Rondo

Ini adalah menara pantau di Labirin Malang
Labirin Coban Rondo ini dibuka setiap hari mulai dari pukul 8 pagi hingga pukul 4 sore. Karena diberlakukan pintu masuk, sebaiknya benar-benar datang saat jam buka dari labirin ini. Jika datang terlambat, artinya harus datang lagi keesokan harinya, namun jika datangnya terlalu cepat, mungkin bisa menikmati terlebih dahulu air terjun Coban Rondo yang letaknya tidak jauh dari labirin tersebut.

Waktu kunjungan populer di Labirin Coban Rondo ini berdasarkan Google Review adalah pada hari Jumat, selain itu akhir pekan adalah waktu yang cukup ramai. Bagi yang ingin datang saat-saat sepi, biasanya itu adalah pada awal pekan dari jam 8 – 9 pagi.


Tiket Masuk Labirin Coban Rondo Malang dan Tarif Berbagai Wahana Permainan

Ini adalah areal parkir mobil di Labirin Coban Rondo Malang
Untuk masuk ke objek wisata taman sesat Coban Rondo ini pengunjung setidaknya akan membayar 3 jenis retribusi, yaitu tiket masuk kawasan wisata Coban Rondo, tiket masuk labirin serta karcis parkir kendaraan bermotor. 

Untuk masuk kawasan wisata Coban Rondo Malang dikenakan tarif Rp. 15.000/orang. Karcis masuk wisata Coban Rondo ini berbeda-beda antara hari Senin-Jumat dan hari Sabtu-Minggu. Apabila pengunjung ingin masuk ke dalam labirin, perlu membayar lagi Rp. 10.000/orang. Sedangkan untuk tarif parkir sekitar Rp. 2000/sepeda motor, Rp. 4000/mobil roda 4 dan Rp. 6000/bus-truk atau roda 6 atau lebih. Jadi bisa dibilang untuk masuk ke dalam labirin Coban Rondo ini minimal setiap pengunjungnya menyiapkan Rp. 25.000/orang plus biaya untuk parkir kendaraan.

Ini adalah wahana permainan berupa panahan yang berada di depan labirin Coban Rondo Malang.
Sebelum masuk ke area labirin dan menara pantaunya, sebaiknya segala urusan yang seharusnya dilakukan di luar (misalnya ke toilet, membeli makan dsb) telah dilakukan terlebih dahulu. Hal tersebut agar tidak perlu membayar dobel untuk tiket masuk labirin.

Selain tiket masuk ke dalam labirin, mungkin perlu dipertimbangkan beberapa atraksi atau permainan yang tersedia di dalam Wana Wisata Coban Rondo ini, seperti panahan, memberi makan rusa atau ikan, berkuda, mengendarai ATV, segway, sepeda gunung, sepeda gunung tandem, kereta kelinci, paint ball, shooting target, flying fox, wisata alam treewalk, fun tubing, playground, api unggun serta outbound. Berikut ini adalah tarif lengkap objek wisata Coban Rondo (air terjun, labirin dan atraksi lainnya).

Ini adalah daftar harga tiket masuk Coban Rondo Malang termasuk labirin dan berbagai permainan seperti memberi makan ikan atau rusa, paint ball, berkuda, naik sepeda tandem, mengendarai ATV, panahan dan lain-lain termasuk tarif parkir.

Rute dan Cara Menuju Labirin Coban Rondo

Objek wisata Coban Rondo terletak di kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, yang berada di sebelah barat kota Malang serta kota Batu. Jaraknya dari pusat kota Malang sekitar 29 kilometer yang dapat ditempuh sekitar 1 jam perjalanan berkendara. Sedangkan dari pusat kota Batu (dalam hal ini dari Alun Alun Kota Batu) sekitar 9 kilometer yang dapat ditempuh sekitar 20 menit perjalanan. 

Jika pernah melakukan perjalanan dari kota Batu atau dari Kota Malang menuju ke kawasan Pujon, Ngantang atau ke Kediri melewati daerah Payung, mungkin pernah melihat pertigaan dengan patung sapi berukuran besar di tengahnya tidak jauh setelah melewati perbatasan Kota Batu dan Kabupaten Malang di kawasan Payung tersebut. Di pertigaan tersebut, jika terus mengikuti jalan utama (belok kanan) berarti akan terus ke arah Pujon, Ngantang dan seterusnya hingga Kediri. Nah, rute menuju Coban Rondo adalah belok kiri pada pertigaan tersebut. Labirin Coban Rondo terletak sekitar 4 kilometer dari pertigaan tersebut. 

Selengkapnya mengenai rute menuju Labirin Coban Rondo Malang bisa dilihat pada Google Map di bawah ini yang mengambil contoh titik start dari Alun-Alun Kota Malang.


Jika peta diatas masih belum bisa menggambarkan rutenya dengan jelas atau peta diatas bermasalah, berikut ini rute yang anda lalui bagi  yang mengendarai kendaraan sendiri serta untuk yang naik angkutan umum:
Kendaraan sendiri:

Rute I. Lewat Landungsari
Rute ini melewati daerah Dinoyo serta Landungsari yang merupakan jalan satu jalur dan tidak terlalu lebar dan terkadang sering macet. Rute ini cocok bagi yang berangkat dari daerah-daerah sisi selatan dan barat kota Malang (Sukun dan Lowokwaru). Berikut ini rutenya:
  1. Dari pusat kota Malang, perjalanan dimulai dengan arah ke Dinoyo – Terminal Landungsari.
  2. Dari arah dari terminal Landungsari terus ikuti jalan utama hingga tiba di kota Batu.
  3. Setelah memasuki kota Batu, jika tidak ada pengalihan jalan, biasanya akan terus lurus melalui jalan utama hingga tiba di Alun Alun Kota Batu (penanda berupa bianglala di tengah kota), setelah itu terus melanjutkan perjalanan ke arah Payung (jalanan berliku dengan kiri berupa tebing serta kanan berupa jurang dengan warung-warung makan diatasnya. Jika terjadi pengalihan jalan di Kota Batu yang membuat anda tidak melalui Alun Alun Kota Batu (biasanya melewati area Jatim Park 1 atau Museum Angkut Kota Batu), patokan penunjuk jalannya adalah ke arah Kediri, yang tentunya akan melewati area Payung juga.
  4. Setelah melewati area Payung yang ditandai dengan gapura perbatasan Kota Batu dan Kabupaten Malang, akan ditemukan pertigaan dengan patung sapi di tengahnya. Belok kiri di pertigaan ini dan terus ikuti jalan tersebut sekitar 4 kilometer dan anda akan tiba di Labirin Coban Rondo.

Rute II. Lewat Karangploso
Rute ini memang sedikit lebih jauh dari rute pertama, akan tetapi jalan yang dilewati dari dalam kota Malang ke pertigaan Singosari – Karangploso merupakan jalan 2 jalur yang tentunya cukup lebar, meskipun pada waktu-waktu tertentu sering macet panjang. Rute ini cocok bagi yang berangkat dari wilayah timur serta utara kota Malang (daerah Blimbing-Kedungkandang). Rutenya sebagai berikut:
  1. Dari kota Malang pergi ke arah Surabaya melalui jalan Letjend S. Parman – Jl. Jend. Ahmad Yani hingga tiba di pertigaan ber-traffick light Singosari – Karangploso;
  2. Belok kiri di pertigaan, lewat Jl. Perusahaan daerah Karangploso (kampus ITN 2), sekitar 7 kilometer akan ketemu pertigaan Jl. Drs. Moh. Hatta – Jl. Raya Giri Purno. Tetap lurus melewati Jl. Raya Giri Purno hingga kurang lebih 9 km akan ketemu pertigaan lagi. Belok kiri, ikuti rambu ke Alun-Alun Kota Batu.
  3. Setelah melewati Alun-Alun Kota Batu, perjalanan dilanjutkan ke arah Payung. Dari payung terus ke Coban Rondo (penjelasan rutenya bisa dibaca dari poin 4 rute I diatas).

Baca juga: Sumber Sirah Malang - Surga Bawah Air di Antara Hutan dan Sawah

Naik angkutan umum menuju Labirin Coban Rondo (angkutan kota – bus – ojek):
  1. Bagi yang berangkat dari kota Malang menggunakan angkutan kota, pilihlah angkutan kota ke arah Terminal Landungsari (biasanya ditandai dengan huruf L pada jalur angkutannya seperti LG, GL, LDG, AL, GML dsb);
  2. Di Terminal Landungsari, naik bis dengan rute Malang – Kediri atau Malang – Jombang;
  3. Anda bisa bilang ke supir atau kondektur busnya kalau anda nantinya akan turun di pertigaan Coban Rondo/pertigaan patung sapi, jaga-jaga apabila anda ketiduran dalam bis.
  4. Perjalanan dari terminal Landungsari hingga tiba di pertigaan Coban Rondo itu memakan waktu yang tidak sebentar, sekitar 30 menit hingga 1 jam perjalanan. Pastikan saat tiba di kawasan Payung (daerah di Batu yang terkenal akan warung makan tepi teping), anda sudah tidak tidur lagi.
  5. Turunlah dari bus saat tiba di pertigaan Coban Rondo/patung sapi, jarak ke Coban Rondo sekitar 4 kilometer. Ada pangkalan ojek di sekitar pertigaan tersebut, naiklah ojek apabila anda tidak ingin berjalan kaki sejauh 4 kilometer yang tentunya akan sangat melelahkan tersebut, walaupun jalannya sejuk serta pemandangannya indah.
  6. Akhirnya tiba juga di Coban Rondo, termasuk labirin yang ada di dalam kawasan wisata tersebut.


Wisata Kuliner, Oleh-Oleh dan Fasilitas Lainnya di Coban Rondo

Salah satu fasilitas di dekat labirin Coban Rondo Malang berupa musholla yang tampak keren.
Di Coban Rondo terdapat warung makan yang cukup banyak, dengan jagung bakar sebagai makanan populer di objek wisata ini. Jagung bakar di Coban Rondo ini harganya berkisar Rp. 5.000. Makanan lainnya diantaranya mie rebus atau goreng, gorengan serta makanan-makanan khas warteg.

Sedangkan jika ingin membeli oleh-oleh untuk di bawa pulang, di Coban Rondo banyak terdapat tempat jual souvenir seperti gantungan kunci, aksesoris dalam rumah atau kamar, asbak, pakaian dan sebagainya yang ada tulisan Malang atau Batu. 

Selain tempat belanja atau makan-makan, fasilitas dasar objek wisata seperti toilet dan Mushollah juga tersedia di Coban Rondo ini. Terdapat pula beberapa gazebo sebagai tempat duduk santai melihat pemandangan hijau dan lainnya termasuk penginapan.


Hotel atau Penginapan dekat Coban Rondo

Berencana berlibur ke Coban Rondo dan ingin menginap di dekatnya? Ada beberapa tempat menginap baik itu hotel, penginapan serta villa yang lokasinya tidak jauh dari objek wisata ini. Berikut ini adalah daftarnya:
  1. Hotel Panorama, jarak 1 km
  2. Jambuluwuk Batu Resort (hotel bintang 5), jarak sekitar 5 km
  3. Hotel Air Panas Alam Songgoriti, jarak sekitar 5 km


Catatan Perjalanan ke Labirin Coban Rondo Malang

Saya sendiri, Ninno Emanuel, penulis nnoart berfoto di Labirin Coban Rondo Malang bersama Fitrah.
Coban Rondo, tempat wisata pertama di Malang dan Pulau Jawa yang saya kunjungi saat menginjakkan kaki di Kota Malang pada tahun 2008 lalu. Terima kasih kepada senior-senior di kos yang mengajak saya waktu itu. Saat pertama kali berkunjung ke Coban Rondo, yang terlihat hanyalah air terjunnya, gazebo di sekitar, warung-warung makan dengan jagung bakar khasnya serta toko-toko yang menjual souvenir atau oleh-oleh khas Malang Raya. 

Saat datang kedua kalinya ke Coban Rondo, itu adalah pada awal tahun 2009, sewaktu melaksanakan study tour bersama teman-teman angkatan 2008 jurusan Teknik Planologi. Sepertinya pada saat itu belum ada rencana dari pengelolanya untuk membuat taman Labirin yang saat ini cukup populer di kalangan para wisatawan. 

Setelah kunjungan kedua tersebut, tidak pernah lagi ke Coban Rondo hingga akhirnya pada Mei 2016 lalu, saya dan teman-teman semasa kuliah yang masih nge-kos atau ngontrak di Kota Malang kedatangan salah satu teman seangkatan, Shinta, yang sudah lama pulang ke Kota Kupang.

Pagi itu, lupa pukul berapa tepatnya, yang jelas tanggalnya adalah 4 Mei 2016, 2 orang teman saya, Ones dan Dimas datang menjemput dengan mobil untuk ngajak jalan-jalan bersama dengan Shinta. Setelah itu kami menjemput teman seangkatan lainnya yang juga masih tetangga saya, Abe. Setelah semua siap, kami menuju ke basecamp untuk menunggu Shinta dan Ryan. Bertujuh bersama Fitrah, kamipun mulai berangkat, dan tujuan utama kami pada saat itu adalah Labirin Coban Rondo serta Omah Kayu (karena terbatasnya waktu, perjalanan ke Omah Kayu akhirnya dibatalkan).

Baca juga: Omah Kayu Batu Malang - Penginapan Unik di Atas Pohon

Singkat cerita, saat dalam perjalanan ke arah Coban Rondo, keseruan sepanjang perjalanan mulai tercipta. Topik obrolan nostalgia, gosip hingga yang topiknya ga jelas,  wefie gila dengan action cam dari Ryan, rekaman video gokil saat masih di dalam mobil menghibur kami semuanya selama perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 45 menit tersebut. 

Akhirnya tiba juga di gerbang utama Coban Rondo. Setelah membayar sejumlah uang (yang jelas waktu itu saya tidak membayar sama sekali ๐Ÿ˜œ Terima kasih buat yang sudah traktir ๐Ÿ˜˜), akhirnya kami diperkenankan melewati gerbang yang jaraknya masih beberapa kilometer lagi dari labirin. Jalan dari gerbang utama menuju labirin sangat hijau, penuh dengan bukit serta pemandangan kota Batu dapat terlihat dari atas bukit.

Tiba di area labirin, mobil pun parkir di areal parkir di sebelahnya. Saat keluar dari mobil, udara yang sejuk khas dataran tinggi langsung terasa. Terasa sekali bedanya antara udara dingin dari AC dengan udara dingin alami khas pegunungan seperti itu. Jadi sekedar saran, kalau anda datang dari daerah yang agak panas, sebaiknya menggunakan jaket saat jalan-jalan ke area Coban Rondo ini. Tapi kalau sudah terbiasa dengan udara sejuk khas Kota Batu atau Malang mungkin masih bisa mengatasi dinginnya Coban Rondo ini.
Ini sedikit keseruan di Labirin Coban Rondo Malang bersama teman-teman.
Setelah membayar tiket masuk labirin untuk 7 orang (lagi-lagi saya sama sekali tidak membayar waktu itu, sekali lagi terima kasih buat yang sudah traktir ๐Ÿ˜€), kami pun mulai berjalan menuju pintu masuk labirin. Terlihat ada beberapa tempat duduk di bawah pohon tepat di depan pintu masuk labirin (menara pantau). Area panahan serta mushollah juga terlihat dari depan labirin.

Sambil menunggu Shinta dan Abe yang sepertinya ketinggalan barang di dalam mobil, kami mengisi waktu dengan foto-foto bersama. Setelah mereka datang, kami mulai masuk ke dalam labirin.  Saya dan Ones memutuskan untuk naik ke menara pantau sedangkan 5 lainnya mulai mengeksplorasi labirin.

Dari atas menara pantau terlihat dengan jelas jalur labirin, orang-orang yang sedang mencoba mencari jalan di dalamnya serta kolam dan air mancur di tengah-tengah labirin. Tampak juga ada pengunjung yang sedang melakukan sesi foto pre-wedding di dalam labirin (saya lupa bertanya ke pengelola soal tarif foto pre-wedding di dalam labirin). Saya menyempatkan waktu itu untuk sekedar foto sana-sini.
Keseruan jalan-jalan bersama teman di Labirin Coban Rondo Malang.
Dari atas terlihat dengan jelas teman-teman yang sedang berusaha mencari jalan di labirin berputar-putar kesana kemari. Tapi sepertinya tidak jadi masalah, karena mereka lebih terlihat asyik foto selfie daripada berjalan dengan cepat mencari jalan di labirin. Pada akhirnya, mereka kembali ke jalan masuk mereka tadi tanpa mencapai titik finish di labirin. Tapi karena merasa sudah cukup puas walaupun kesasar, eksplorasi labirinnya tidak dilanjutkan lagi. Mereka ingin melihat dari arah menara pantau.

Nah, karena saya juga ingin diambil fotonya dari atas menara pantau sementara saya di dalam labirin, giliran saya yang masuk ke dalam labirin bersama Fitrah yang kebetulan saat itu belum naik ke menara. Karena sudah hafal dengan jelas rute labirin, kiri - kanan - lurus - kanan - kiri - kanan - kiri - kanan - kanan - kiri - kanan - kiri - kiri - kanan - kanan – finish, saya dan Fitrah dengan cepat mencapai titik finish (curang yah? ๐Ÿ˜œ).

Habiskan beberapa waktu di tengah labirin sambil di foto dari menara pantau oleh Dimas, akhirnya kembali lagi ke menara pantau, walaupun 1 kali salah jalan sewaktu mau keluar labirin. Setelah kembali ke atas dan melihat hasil jepretannya, damn!! Sewaktu memberikan kamera ke Dimas, saya lupa setting kamera ke kondisi yang tepat. Alhasil, hasilnya kurang memuaskan. Ya sudah, saya juga malas lagi buat turun untuk foto di labirin. Hari juga sudah mulai gelap, kami keluar dari dalam area labirin dan duduk bercerita di bawah pohon sambil sesekali foto bersama dengan action cam dari Ryan.



Tidak banyak yang kami eksplorasi waktu di itu di Labirin Coban Rondo, mungkin karena cuaca yang mendung dan hari yang mulai gelap, jadi sehabis eksplorasi labirin, kami langsung bergegas melanjutkan perjalanan. Rencana untuk lanjut ke Omah Kayu Paralayang dibatalkan karena sudah mendekati jadwal tutup tempat wisata populer kota Batu tersebut. Karena sudah lapar, kami ingin mencari makan, tapi karena bingung mau makan di mana, akhirnya Alun Alun Kota Batu menjadi tempat yang kami datangi berikutnya. 

Disana kami hanya makan-makan di salah satu warung makan (atau kafe??) di sebelah alun-alun. Setelah itu masuk ke dalam Alun Alun buat menikmati udara segar khas Kota Batu, melihat indahnya warna-warni bianglala serta air mancur sambil sesekali wefie dan setelah itu pulang ke kota Malang.

Dari rencana jalan-jalan ke Labirin Coban Rondo dan berlanjut ke Alun Alun Kota Malang, semoga catatan perjalanan ini juga dapat menjadi sedikit gambaran mengenai keseruan saat berwisata ke Labirin Coban Rondo. 

Apabila anda punya pertanyaan mengenai Labirin Coban Rondo ini, bisa ditanyakan melalui kotak komentar Facebook di bawah ini (saya bisa membalasnya dengan cepat karena notifnya masuk ke akun facebook saya) atau pilih tab komentar sebelah kanan untuk komentar dengan menggunakan akun Google. Alternatif lainnya bisa ditanyakan dengan meninggalkan komentar pada salah satu foto di Instagram @nnoart, mention di twitter @nnoart atau dengan mengirimkan email nnoart@ymail.com. Semoga tulisan mengenai objek wisata Labirin Coban Rondo Malang ini dapat membantu anda yang berencana berlibur ke Malang atau Batu.


Koleksi Foto nnoart di Labirin Coban Rondo – Pujon Malang

Salah satu foto saya nnoart di Labirin Coban Rondo Malang
Inilah taman labirin yang berada di Coban Rondo - Malang

Satu lagi koleksi foto saya di Labirin Coban Rondo - Malang
Ingin mencoba tersesat di dalam labirin ini?


Ini adalah salah satu foto di Labirin Coban Rondo - Malang, dimana terlihat ada pengunjung mengenakan gaun untuk sesi foto pre-wedding.
Tampak ada pengunjung yang akan melakukan sesi foto pre-wedding di dalam Labirin


Mencoba memanah di Coban Rondo - Malang? Inilah foto tempatnya
Ingin mencoba memanah? Seperti ini tempatnya di Coban Rondo


Keterangan foto:
Lokasi: Taman Labirin, Wana Wisata Coban Rondo, Ds. Pandesari, Kec. Pujon, Kab. Malang

Waktu: 4 Mei 2016


SHARE TULISAN INI:


Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment