. . .

Friday, December 23, 2016

Kampung Tridi (3D) Malang - Spot Selfie Keren Sebelah Kampung Warna Warni



Kampung Tridi (3D) Malang merupakan tempat wisata sebelah Kampung Warna Warni Jodipan.

Kampung Tridi (3D) Kesatrian Malang – Spot Selfie Keren Sebelah Kampung Warna Warni – Bagi yang sudah membaca ulasan nnoart sebelumnya yang berjudul “Kampung Warna Warni Jodipan Malang – Warnai Harimu di Tempat Wisata Keren Terbaru” tentunya sudah cukup mengetahui Kampung 3D ini. Lokasi kampung ini terlihat bersebelahan dengan kampung warna warni Jodipan yang hanya dibatasi dengan sungai.

Meskipun rumah-rumah di Kampung Tridi juga di cat warna-warni, keunikan utamanya bukan disitu, melainkan pada gambar-gambar mural 3 dimensi (tampak nyata) yang digambar pada tembok-tembok rumah warga yang rencananya akan mencapai 80an gambar. Gambar-gambar yang tampak nyata inilah yang menjadi spot selfie keren bagi warga kota Malang maupun pengunjung dari daerah-daerah lainnya.

Nah, untuk mengenal lebih detail mengenai Kampung Tridi yang terletak di Kelurahan Kesatrian Kota Malang ini, nnoart mencoba menyajikan beberapa informasi penting terkait objek wisata keren satu ini. Simak ulasan dari saya sebagai berikut:

Lokasi Kampung 3D (Tridi) Malang



Seperti yang telah dijelaskan diatas, Kampung Tridi terletak di Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing,  Kota Malang. Lebih tepatnya pada Jalan Temenggungan Ledok, RT 1 – 4, RW 12. Lokasinya terlihat sangat mencolok di sebelah timur Jembatan Embong Brantas (Jl. Gatot Subroto). Dari atas jembatan ini, dapat terlihat dengan jelas perkampungan warna warni di kiri maupun kanan sungai. Kampung Tridi Kesatrian berada di sebelah kiri (utara) sungai, sedangkan di sebelah selatan sungai merupakan Kampung Warna Warni Jodipan.

Kampung Tridi terletak tidak jauh dari pusat kota Malang, dimana Stasiun Kereta Kota Malang hanya terpaut sekitar 500 meter dari kampung ini, sedangkan Alun Alun Tugu Balai Kota sekitar 1 kilometer.  Lebih tepatnya mengenai lokasi atau alamat Kampung 3D Malang ini dapat dilihat pada peta Google di atas.

Asal Usul Kampung 3D (Tridi) Kesatrian Malang

Ini adalah foto Kampung Tridi (3D) di Kelurahan Kesatrian - Kota Malang.
Kampung Tridi yang berada di RT 1 – 4, RW 12, Kelurahan Kesatrian ini dulunya bersama Kampung Juanda (Jodipan) di sebelahnya merupakan perkampungan kumuh di Kota Malang. Namun setelah ada ide untuk pengecatan kampung Juanda di Jodipan dengan nuansa warna-warni, mendadak perkampungan kumuh ini menjadi objek wisata yang terkenal dimana-mana. 

Hal tersebut menjadi inspirasi bagi warga perkampungan di seberang sungai, Kelurahan Kesatrian, untuk menerapkan gagasan mereka sebelumnya yang ngin menjadikan kampungnya sebagai kampung 3D. Eddy Supriyanto atau yang lebih akrab disapa Edi Gimbal (kutipan wawancara bersama Kompas) merupakan penggagas utama dari konsep kampung 3D ini. Disebut Tridi oleh karena dirasa lebih mudah disebut, sesuai dengan sebutan orang Jawa.

Awalnya Edi Gimbal dan temannya berangan-angan agar dapat menghadirkan gambar 3 dimensi (mural atau lukisan yang terlihat seperti memiliki bentuk/hidup) yang biasanya ada di tempat-tempat wisata, hadir di tengah perkampungan warga. Beliau ingin agar gambar-gambar tersebut dapat dilukis di dinding bangunan-bangunan, terutama fasilitas umum, baik itu di pinggiran gang maupun di dalam perkampungan warga. Hal tersebut agar ada tempat wisata populer baru di kota Malang yang mengusung konsep yang belum ada sebelumnya.

Gambar 3 dimensi memancing ikan di Kampung Tridi (3D) Malang.Ide ini diusulkan kepada ketua RW setempat dan ternyata bisa saja direalisasikan. Pendanaan juga berasal dari uang kas mereka, seperti yang dikutip dari Kompas. Oleh karena pihak Decofresh yang sebelumnya sudah berniat untuk mewarnai perkampungan di seberang Kampung Warna Warni Jodipan tersebut ditambah dengan ide atau gagasan yang segar dari warga kampung setempat, membuat pihak Decofresh juga akhirnya ikut membantu pendanaan pengembangan kampung 3 Dimensi, terutama dalam urusan penyediaan cat.

Pengerjaan akhirnya dimulai, dengan area pengecatan serta penggambaran mural 3 Dimensi dilakukan pada RT 1 hingga RT 4 dengan jarak mencapai 1 kilomenter dan rencana mencapai 80 gambar yang bervariasi.

Gambar-gambar 3 dimensi tersebut disiapkan oleh Edi dan Tholib, rekan sesama seniman Edi. Sedangkan yang melukiskan gambar-gambar tersebut adalah warga setempat yang memang banyak diantaranya sudah berpengalaman dalam melukis di tembok. Dari hasil tanya-tanya kepada salah seorang warga yang berjaga di sebuah ruangan yang katanya merupakan ‘posko’, warga setempat mengecat tembok, atap hingga jalanan menggunakan cat tembok, sedangkan untuk lukisan-lukisan 3 dimensi sebagian besarnya menggunakan cat minyak.

Baca juga: Kampung Warna Warni Jodipan Malang - Warnai Harimu di Tempat Wisata Keren Terbaru

Pengecatan atap di perkampungan Tridi ini menggunakan konsep gradasi warna, apabila dilihat dari atas, warna-warna dari atap di perkampungan Tridi terlihat menyerupai pelangi. Hal ini berbeda dengan atap di Kampung Warna Warni Jodipan yang warnanya acak. 

Gambar air terjun 3 dimensi di Kampung Tridi (3D) MalangSedangkan untuk gambar-gambar 3 dimensi, diutamakan yang menyangkut tema anak-anak, alam serta hewan, meskipun ada juga gambar-gambar lainnya yang temanya berbeda dari tema-tema yang diutamakan. Bisa dilihat di Kampung Tridi ini terdapat cukup banyak gambar-gambar yang akan disukai anak-anak seperti Mickey Mouse, Hulk, Thor, Patrick Spongebob, Spiderman, Captain America dsb. Gambar-gambar yang mewakili alam seperti air terjun, laut, memancing ikan dsb. Serta yang bertema hewan seperti gorilla selfie, T-Rex terikat lehernya, burung merak, paus, ular, hiu, singa rasta, singa mengaum dsb. 

Dengan semakin banyaknya kunjungan wisatawan ke Kampung Tridi ini, penghasilan warga yang berjualan, terutama minuman serta makanan ringan, meningkat. Selain itu, warga juga menjadi sadar akan pentingnya menjaga kebersihan di perkampungan tempat mereka tinggal.

Pemerintah Kota Malang juga akan membantu dalam pengembangan perkampungan di timur Jembatan Embong Brantas ini menjadi tujuan wisata baru di Kota Malang. Berbagai rencana telah disiapkan, terutama dalam pemberdayaan masyarakat setempat, penambahan fasilitas yang dibutuhkan seperti penerangan jalan umum hingga ingin menghubungkan antara Kampung Tridi dan Kampung Warna Warni dengan jembatan gantung.


Spot Gambar 3D Keren Untuk Selfie di Kampung Tridi

Gambar si mulut lebar 3 dimensi di Kampung Tridi (3D) Malang
Nah, karena informasi mengenai asal-usul Kampung Tridi sudah cukup jelas, sekarang saatnya bagi anda untuk eksplorasi Kampung Tridi. Kampung Tridi ini cukup luas, jalannya panjang, banyak gang-gang kecilnya serta jalanan yang naik turun. Oleh sebab itu, untuk eksplorasi seluruh spot keren di Kampung Tridi ini akan sedikit menguras waktu dan tenaga. 

Tentunya itu tidak jadi masalah jika anda sudah sangat tertarik untuk mencari tahu gambar-gambar 3 dimensi seperti apakah yang akan muncul di hadapan anda nantinya. Apalagi rencana gambar 3 dimensi di Kampung Tridi mencapai 80 (saat ini sudah sekitar 30% tergambar) sehingga akan banyak spot-spot keren di dalam Kampung 3D Malang ini yang akan menarik perhatian anda.

Mulai dari pintu masuk gang perkampungan, kita akan langsung melihat beberapa gambar 3 dimensi yang menarik seperti gorilla yang sedang selfie, air terjun yang seakan tumpah ke jalanan, mulut seseorang yang sedang terbuka lebar dimana kita bisa foto seperti akan dimakan serta ikan hiu yang siap menerkam anda.

Tidak jauh dari gapura utama gang masuk perkampungan, anda sudah dihadapkan dengan 2 pilihan jalan. Pertama jalan lurus melewati areal parkir, dan kedua jalan menurun yang biasanya terlihat lebih sepi. Ikut jalan yang mana saja anda akan tetap dapat melihat gambar-gambar 3 dimensi di setiap tembok rumah warga, di atas jalan tempat anda melangkah hingga atap rumah. Usahakan telusuri setiap gang yang ada agar bisa menemukan gambar-gambar 3 dimensi yang anda sukai.

Gambar Spiderman 3 dimensi di Kampung Tridi (3D) MalangDi bawah ini spot-spot gambar 3 dimensi hasil pengamatan saya sewaktu jalan-jalan ke Kampung Tridi ini. Mungkin ada banyak yang luput dari pengamatan atau memang belum dilukis saat saya kesana pada awal Desember 2016. Berikut ini mural 3 dimensi keren yang ada di Kampung Tridi:
  • Tokoh superhero Hollywood serta tokoh fiksi lainnya yang akan disukai anak-anak seperti Hulk yang siap mencengkeram, Thor dan palunya, Captain America melempar tamengnya, Spiderman yang sedang bergelantungan, Spongebob, Patrick sedang menendang, Cinderella, Elsa Frozen, Naruto sedang melompat, Minion, Astro Boy menangis, Angry Bird, Mickey Mouse, Mario Bros, Tom si kucing, malaikat Cupid, Tazmania dan sebagainya;
  • Binatang-binatang seperti gorilla selfie, ikan hiu, T-Rex terikat lehernya, burung merak yang cantik, singa rasta berkacamata, macan dan kandangnya, gajah, kucing di jendela, kerbau sedang menanduk, cendrawasih, singa mengaum, paus keluar tembok, pinguin, iguana dsb;
  • Tema alam seperti air terjun yang seakan tumpah di jalan, memancing ikan, surfing di tengah laut;
  • Jalan 3D dimensi yang menampilkan jalanan retak, jembatan gantung dsb;
  • Gambar-gambar lainnya seperti orang yang membuka mulutnya, lukisan Monalisa, bocah minum dot, kereta api, great wall (tembok Cina), Pak Raden, mobil, seseorang menodong pistol, sayap-sayap unik, logo tim bola seperti AC Milan dan Barcelona, tulisan-tulisan berwujud 3 dimensi dan lain sebagainya.
Selengkapnya mengenai gambar-gambar di Kampung 3D Tridi Malang bisa dilihat di official instagram Kampung Tridi yaitu @kampung_tridi.

Harga Tiket Masuk Kampung 3D (Tridi) Malang

Harga tiket masuk Kampung Tridi (3D) Malang yaitu gratis
Saat saya berkunjung ke tempat wisata teranyar kota Malang ini pada awal Desember 2016, pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk. Bisa dibilang harga tiket masuk Kampung 3D (Tridi) Malang adalah gratis. Apabila kedepannya ada perubahan kebijakan mengenai tiket masuk, akan saya update dalam tulisan ini (mohon bantuannya dengan komentar di bawah yah apabila dikenakan biaya tiket masuk).

Pengunjung baru dikenakan biaya apabila mengendarai kendaraan dan ingin parkir disana. Untuk parkir sepeda motor Rp. 2000/motor, area parkirnya bisa di dalam lokasi perkampungan hingga di jalan besar. Sedangkan untuk mobil, dikenakan Rp. 5000 sekali parkir yang areal parkirnya di sekitar jalan besar oleh karena jalan masuk ke dalam Kampung Tridi ini tidak bisa dilewati oleh mobil.

Pengunjung yang ingin hemat biaya parkir, terutama yang ingin berkunjung ke 2 objek wisata di bantaran sungai (Kampung Tridi dan Kampung Warna Warni) sekaligus, biasanya memilih area parkir yang berada di antara kedua kampung wisata ini, yaitu di Jalan Gatot Subroto dekat jembatan Embong Brantas.

Fasilitas

Fasilitas parkir di Kampung Tridi (3D) Malang
Di Kampung 3D Malang sudah ada fasilitas yang penting bagi para pengunjung yaitu tempat parkir. Untuk sepeda motor, banyak tersedia tempat parkirnya baik itu di jalan utama hingga jalan di dalam perkampungan. Sedangkan untuk mobil, lokasi parkirnya berada di sekitar jalan utama.

Fasilitas lainnya yang ada di Kampung Tridi diantaranya kios-kios kecil tempat pengunjung dapat membeli minuman maupun makanan ringan. Warung-warung makan letaknya di jalan utama, jadi sebaiknya makan terlebih dahulu sebelum eksplorasi di dalam parkampungan yang luas dan penuh gang ini. Selain itu sudah ada beberapa toilet untuk umum dan musholla milik warga yang bisa anda manfaatkan untuk beribadah.

Hal-Hal yang Perlu diperhatikan Saat Berkunjung ke Kampung Tridi

Salah satu larangan di Kampung Tridi (3D) Malang adalah tidak foto (selfie, wefie dsb) di rel kereta api.
Saat berwisata ke Kampung Tridi, sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut ini demi kepentingan bersama.
  • Naik rel kereta api di atas perkampungan ini sangat terlarang, anda sebaiknya jangan pernah mencoba untuk mengambil foto dari atas rel kereta ini, karena kereta dapat melintas kapan saja;
  • Sungai yang menjadi pembatas Kampung Tridi dan Kampung Warna Warni cukup licin dan arusnya deras serta agak dalam, terutama saat musim hujan. Sebaiknya jangan mencoba untuk menyeberang ke kampung sebelah lewat sungai ini;
  • Saat jalan-jalan di Jembatan Embong Brantas, hati-hatilah saat berjalan, karena ada banyak kendaraan yang melintas;
  • Tetap jaga kebersihan Kampung Tridi dengan tidak membuang sampah sembarangan atau mengotori tembok-tembok yang merupakan daya tarik utama Kampung Tridi;
  • Karena lokasinya berada di tengah perkampungan warga, mungkin ada sebagian warga yang membutuhkan ketenangan, misalnya saat sakit atau sedang belajar. Oleh sebab itu, akan lebih baik jika tidak membuat keributan yang tidak perlu; 
  • Siapkan powerbank atau baterai cadangan untuk foto-foto di Kampung Tridi ini. Anda mungkin akan cepat kehabisan baterai sebelum seluruh gambar yang jumlahnya sangat banyak ini selesai dijadikan latar selfie atau objek foto. Apalagi jika anda ingin sekaligus berkeliling di Kampung Warna Warni Jodipan.

Rute Menuju Kampung Tridi 3D Malang

Kampung 3D Malang terletak di Jalan Temenggungan Ledok, Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Lokasinya hanya berjarak sekitar 400 meter ke arah selatan dari Stasiun Kota Malang. Jika dari arah Balai Kota atau Alun Alun Tugu, bisa belok kanan di depan stasiun. Terus hingga SPBU di kanan jalan dan setelah itu ada simpang empat. 

Di perempatan tersebut biasanya sudah dapat terlihat pintu masuk menuju kampung Tridi (Jalan Temenggungan Ledok) yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Belok kanan di perempatan, tepat sebelum jembatan Embong Brantas, pintu masuk kampung Tridi ada di sebelah kiri jalan. Ada banyak petugas parkir serta spanduk-spanduk bertuliskan Kampung Tridi di gang masuk itu.
Baca juga: Labirin Coban Rondo Malang - Kini Bukan Hanya Air Terjun

Agar lebih jelas mengenai rute menuju Kampung 3D Malang, saya menyematkan peta rute dari Google di bawah ini dengan titik awal perjalanan dari Jalan Ijen (simpang Perpustakaan/depan Museum Brawijaya) yang jaraknya sekitar 2,3 km dari Kampung Tridi. Bisa dilihat rutenya adalah Jalan Ijen (Perpustakaan Kota Malang) – Stadion Gajayana – Perempatan BCA - Alun Alun Tugu Malang – Stasiun Kota Malang – Kampung Tridi.

Anda juga dapat merubah rutenya dengan klik ‘more options’ di kiri atas peta di bawah ini. Setelah itu rubah kolom titik start keberangkatan dengan yang anda inginkan. Berikut ini petanya:


Angkutan Umum (Kota) Menuju Kampung Tridi 3D Malang

Apabila anda ingin ke Kampung Tridi menggunakan angkutan kota, berikut ini jalur angkutan yang akan melewati Kampung Tridi atau yang setidaknya lewat daerah dekat Kampung Tridi:

Angkot ABG/ABH, AJG/AJH, AMG/AMH dan MT
Rute angkutan ini akan membawa anda tepat di depan gapura masuk utama Kampung 3D Tridi Malang. 

Angkot ADL, AL da MM
Rute angkutan ini akan membawa anda sampai di Stasiun Kota Malang. Anda bisa turun disini dan naik ke angkot ABG/ABH atau AJG/AJH, atau bisa berjalan kaki maupun naik becak sejauh 400 meter ke arah Kampung Tridi.

Angkot MK
Setelah dari Pasar Besar, angkot ini akan lewat Jodipan tepatnya di dekat pintu masuk Kampung Warna Warni Malang. Anda bisa turun di sekitar Kampung Warna-Warni dan berjalan kaki atau naik becak melewati jembatan Embong Brantas hingga tiba di Kampung Tridi 3D Malang. 

Tempat Wisata Lain dekat Kampung Tridi 3D Malang

Bagi yang ingin jalan-jalan mengunjungi beberapa tempat wisata di Kota Malang, terutama yang dekat dengan Kampung Tridi, berikut ini adalah tempat wisata Kota Malang lainnya dekat Kampung Tridi:
  • Kampung Warna Warni Jodipan/Kampung Wisata Jodipan (KWJ);
  • Museum Malang Tempoe Doeloe
  • Alun Alun Tugu Kota Malang;
  • Wisma Tumapel;
  • Pasar bunga, burung dan ikan hias 'Splendid'.

Hotel atau Penginapan dekat Kampung Tridi 3D Malang

Jika anda berencana liburan ke Kota Malang dan ingin menginap di hotel yang lokasinya tidak jauh dari Kampung 3D Malang, saya memberikan daftar hotelnya di bawah. Anda yang secara kebetulan sedang menginap di hotel atau penginapan di bawah ini, namun tidak mengetahui mengenai keberadaan Kampung Tridi, bisa sekalian jalan-jalan kesana. Berikut ini adalah daftar hotel atau penginapannya:
  • Hotel Aloha (*): ±500 m
  • Hotel Ollino Garden (***):±500 m
  • Hotel Margosuko (*):±550 m
  • Hotel Tosari (*):±600 m
  • Lily Guest House (*):±900 m
  • Hotel Tugu (*****):±1 km
  • Losmen Megah MS (*):±1 km
  • MADOR Malang Dorm Hostel (*):±1 km
  • Hotel Santosa(*): ±1 km

Jalan-Jalan ke Kampung 3D Tridi Malang

Foto saya sendiri penulis blog nnoart di Kampung Tridi (3D) Malang
Sebelumnya sudah ada tulisan mengenai Kampung Warna Warni Jodipan – Malang dalam blog ini. Cerita jalan-jalan ke Kampung 3D merupakan lanjutan dari Kampung Warna Warni oleh saya, Fitroh dan Ellen, tepatnya pada tanggal 4 Desember 2016 lalu.

Setelah selesai mengeksplorasi Kampung Warna Warni, kamipun lanjut berjalan kaki ke arah Kampung Tridi melewati Jembatan Embong Brantas. Sepeda motor masih tetap diparkir di sekitar gapura utama Kampung Warna Warni.

Melewati Jembatan Embong Brantas, warna-warni mengkilap dari Kampung Tridi dan Kampung Warna Warni di bawahnya benar-benar menarik perhatian. Meskipun sebelum masuk ke Kampung Warna Warni sudah nongkrong beberapa saat di jembatan, kali ini kami nongkrong lagi sedikit lebih lama sambil sesekali foto-foto.

Baca juga: Malang Flower Carnival (MFC) 2016 di Kota Malang: Ulasan, Foto dan Video

Tiba di gapura utama Kampung Tridi, kami bisa langsung masuk tanpa membayar tiket masuk seperti di Kampung Warna Warni. Disini perhatian kami langsung terarah pada gambar 3 dimensi gorilla selfie yang tampak lucu pada tembok berwarna biru. Disebelahnya ada air terjun yang terlihat seperti tumpah ke jalan, mulut yang sedang terbuka lebar dan ikan hiu. Beberapa kali foto-foto di depan si gorilla, di samping air terjun dan di ‘dalam’ mulut, akhirnya kami mulai berjalan masuk ke dalam perkampungan melewati areal parkir sepeda motor.

Gambar Monalisa 3 dimensi di Kampung Tridi (3D) Malang
Karena saking ramainya jalan ini oleh pengunjung dan sepeda motor yang lalu lalang, ada beberapa spot gambar 3 dimensi di sekitar sini yang sengaja kami skip. Kami mulai terus berjalan melewati jalan utama perkampungan ini yang penuh warna-warni dan gambar 3 dimensi. Setelah itu belok kanan menuruni anak tangga selangkah demi selangkah. Lorong ini seperti lainnya, penuh warna warni. Di sebelah kanan ada tembok kuning bergambar seseorang dengan cat merah sedangkan di sebelah kiri ada teras rumah yang bergambar Minnie Mouse dan lukisan Monalisa.

Karena masih agak kelelahan setelah lama berkeliling di Kampung Warna Warni hingga berjalan sampai kesini, akhirnya kami duduk-duduk santai sambil foto-foto di rumah dengan lukisan Monalisa dan Minnie Mouse ini. Pengunjung lain yang melintasi rumah ini juga banyak yang cukup tertarik untuk beristirahat disini.

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuruni anak tangga dan ketemu jalan bercabang lagi. Di sudut persimpangan ini dipajang gambar-gambar 3D yang ada dan akan ada di Kampung Tridi ini dalam bentuk print-out di kertas. Tampaknya masih banyak yang belum tergambar di Kampung Tridi.

Setelah ngobrol-ngobrol sebentar sama seorang ibu yang sedang duduk di depan rumahnya, beliau menyarankan kami untuk belok kanan karena gambar-gambar 3 dimensi yang ada di sana masih lumayan baru dan keren-keren. Kamipun mengikuti saran si ibu ini dan belok kanan menyusuri lorong sempit. Melewati sebuah Musholla, yang nampaknya sedang ada kegiatan dari warga setempat, serta di depannya ada spot gambar 3 dimensi dan 3 orang gadis remaja yang sedang asyik ber-wefie dengan gambar tersebut.

Kami menelusuri lorong diantara Musholla dan tempat cuci umum yang juga tampak ada beberapa ibu yang sedang sibuk mencuci pakaian. Di depan terlihat ada gambar 3 dimensi alat pancing ikan dan ikan yang sedang tertangkap. Disini bisa selfie seakan sedang sibuk memancing ikan.

Gambar Patrick (Spongebob) 3 dimensi di Kampung Tridi (3D) Malang
Di sebelah kiri gambar ikan ini ada lorong yang di dalamnya terdapat beberapa gambar 3 dimensi mulai dari Captain America yang melempar tamengnya, Patrick yang sedang menendang ‘Plakk!!” dan gambar kereta api. Rupanya gambar kereta api ini yang paling menarik para pengunjung, termasuk kami. Antrian untuk foto di gambar 3D kereta api ini ada sekitar 4 kelompok pengunjung. Sambil menunggu bisa foto-foto di depan gambar Patrick dan Captain America di sebelahnya.

Setelah itu kami berjalan lagi ke arah berlawanan, yaitu ke arah kanan dari gambar 3D memancing ikan. Melewati rumah warga dan pagar kayu warna-warni dan gambar Singa rasta terlihat cukup mencolok saat tiba di tengah jalan. Saya menyebutnya Singa rasta karena gambar singa berkacamata ini digambar menggunakan warna merah, kuning dan hijau pada tembok yang berwarna hitam. Setelah beberapa kali mengambil foto dengan latar singa rasta ini, kami ke sebelahnya.

Di situ ada gambar 3D Spiderman bergelantungan, burung merak, T-Rex yang terikat lehernya, ular kobra dan gambar ikan hiu di lantai. Di tempat ini nampak ada sebuah kios yang menjual setangkai bunga mawar seharga Rp. 2000. Beberapa pengunjung terlihat sedang membeli bunga disini. Selain disini, masih ada beberapa tempat lainnya yang menjual bunga mawar.

Gambar singa rasta 3 dimensi di Kampung Tridi (3D) Malang
Setelah dari lokasi itu, kami kembali lagi ke Singa rasta dan terus balik ke gambar memancing ikan, karena ke arah selanjutnya merupakan arah ke pintu masuk-keluar kampung Tridi. Kami lanjut lagi berjalan melewati lorong diantara Musholla dan tempat cuci dan lewat lagi di rumah ibu tempat kami bertanya tadi dan lanjut terus menelusuri gang sempit ini.

Di gang ini, cukup banyak terdapat kios milik warga, sehingga bisa beristirahat sambil minum minuman dingin. Tampak di depan ada tulisan IND-ONE-SIA yang mencolok di tembok sebuah rumah. Di rumah ini, menurut penuturan warga yang sedang duduk santai di dalamnya, merupakan tempat yang bisa dimasuki pengunjung Kampung Tridi untuk beristirahat (terdapat sebuah kursi sofa di dalamnya). Beliau menjelaskan bahwa rumah ini seperti tempat berkumpul warga maupun pengunjung, atau dapat disebut sebagai posko kampung Tridi. Banyak informasi yang saya peroleh dari warga ini, terutama mengenai asal-usul Kampung Tridi, yang sebagian besarnya sudah saya ceritakan di bagian atas artikel ini. Di dalam rumah ini kalau tidak salah lihat, ada gambar 3D menyerupai jembatan gantung pada lantainya.

Setelah lama berbincang-bincang di depan rumah yang ada sebuah kandang dan gambar 3D macan di dalamnya, kami terus berjalan ke bawah, yang ternyata itu adalah sungai Brantas. Para pengunjung nampak sangat ramai di tepian sungai ini. Di kampung Warna Warni di seberang sungai, pengunjung juga masih tetap ramai di spot populer di sana, yaitu di tembok yang berwarna pink dan biru langit. Sedangkan di Jembatan Embong Brantas di atas kami, nampak cukup banyak pengunjung yang sedang menikmati pemandangan dari situ.

Gambar malaikat cupid 3 dimensi di Kampung Tridi (3D) Malang
Bagian belakang rumah-rumah di tepian sungai ini sebagian besar temboknya tidak diamplas dengan semen, sehingga warna cat tembok serta gambar 3 dimensi terlihat agak kusam dibandingkan gambar-gambar yang kami lihat sebelumnya sepanjang perjalanan tadi. Beberapa gambar 3 dimensi yang ada di sini diantaranya berupa tulisan seperti ‘Made in Kiyambek’, ‘TPQ Roudhotul Ulum’, ‘Aku wes tekan kene’ hingga logo tim bola AC Milan juga ada. Ada juga gambar sebuah kompas, katak hijau dan singa. Tidak jauh dari situ, ada gambar malaikat Cupid pada tembok berwarna pink dan ada tangga warna-warni di depannya, yang merupakan salah satu spot yang disukai pengunjung di tepian sungai ini.

Setelah selesai foto-foto di tepian sungai dan mengingat baterai juga sudah mau habis seluruhnya, apalagi sudah berjam-jam digunakan sejak dari Kampung Warna Warni, kami memutuskan untuk kembali ke atas. Melewati jalan yang cukup licin di tepian sungai, setelah itu kami naik melewati lorong tangga sempit di sebelah rumah bergambar cupid.

Gambar ikan paus 3 dimensi di Kampung Tridi (3D) Malang
Lorong ini juga melewati tempat cuci umum dan ada anak tangga ke atas dimana ada sebuah gambar 3D ikan Paus yang cukup keren. Tidak jauh dari ikan paus ini, ada gambar Thor yang sedang memegang palunya dan palu lainnya yang kosong, siap untuk difoto seakan-akan kita yang memegang palu tersebut untuk melawan Thor.

Ada juga gambar mobil di sebelah Thor tersebut. Dari tempat ini, bisa terlihat atap-atap rumah di kampung Tridi serta latar Kampung Warna Warni Jodipan di belakangnya. Beberapa pengunjung nampak menyukai tempat ini dan selfie dengan pemandangan yang unik tersebut.

Setelah dari gambar 3D Thor, baterai kamera benar-benar mati total dan langitpun sudah sangat mendung. Kamipun memutuskan untuk segera pulang agar tidak terkena hujan, walaupun masih ada beberapa spot lainnya yang belum kami lewati. Oleh karena jalannya buru-buru, beberapa gambar 3 dimensi yang kami lewati tidak saya perhatikan dengan seksama. Cuma teringat gambar ular dan tokoh wayang.

Setelah keluar dari Kampung Tridi, kami menuju ke tempat parkir motor yang cukup jauh di seberang jembatan. Untunglah bisa tiba di motor sebelum turun hujan, jadinya pas hujan kami bisa mengenakan mantel hujan secepatnya.

Berkeliling di Kampung Warna Warni dan Kampung Tridi sekaligus ternyata cukup melelahkan dan memakan waktu yang cukup lama jika ingin mengeksplorasi semuanya. Terhitung kami menghabiskan waktu sekitar 5 jam (sekitar 9:30 hingga 14:30) untuk berkeliling kedua kampung wisata tersebut. Itupun belum seluruh Kampung Warna Warni maupun Kampung Tridi yang dieksplore semuanya. Tapi meskipun begitu, kami sudah cukup puas jalan-jalannya waktu itu. Cerita jalan-jalan selanjutnya terus ditunggu dalam blog nnoart ini yah.

Koleksi Foto nnoart di Kampung 3D (Tridi) Kota Malang

Kampung Tridi (3D) Malang di sebelah kampung warna warni juga terlihat penuh warna dari atas jembatan.
Kampung Tridi (3D) Malang dari atas jembatan

Warna Warni Kampung Tridi (3D) Malang di Kelurahan Kesatrian
Kampung Tridi (3D) Malang juga terlihat warna-warni

Gambar Captain America 3 dimensi di Kampung Tridi (3D) Malang
Berpose di depan gambar 3 dimensi Captain America

Gambar kereta api 3 dimensi di Kampung Tridi (3D) Malang
Berpose di depan gambar kereta api 3 dimensi

Gambar singa mengaum 3 dimensi di Kampung Tridi (3D) Malang
Salah satu gambar di Kampung Tridi yang mencolok dari atas jembatan dan Kampung Warna Warni Jodipan

Aktivitas warga Kampung Tridi (3D) Malang
Warga Kampung Tridi (3D) Malang yang sedang duduk santai

Gambar Thor 3 dimensi di Kampung Tridi (3D) Malang
Berpose di depan gambar Thor 3 dimensi

Keterangan foto:
Lokasi: Kampung Tridi, Kel. Kesatrian, Ke. Blimbing, Kota Malang
Waktu: Minggu, 4 Desember 2016


SHARE TULISAN INI:


Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment