. . .

Tuesday, April 05, 2016

Eksplorasi Pantai Sanur Bali, Spot Sunrise Terbaik



Foto Pantai Sanur Bali dengan pemandangan sunrise terbaiknya oleh nnoart.

Eksplorasi Pantai Sanur Bali, spot sunrise terbaik - Pantai Sanur merupakan salah satu Pantai di Bali yang sangat populer sejak dahulu, bahkan sebelum Pantai Kuta terkenal. Pantai ini terletak di kota Denpasar dan merupakan pantai timur sehingga menjadi salah satu spot terbaik untuk melihat sunrise di pulau Bali. Berikut ini dalam blog www.nnoart.com saya menulis berbagai informasi penting terkait Pantai Sanur Bali mulai dari lokasinya, sejarahnya dimasa lalu, aktivitas-aktivitas seru yang dapat dilakukan di Pantai Sanur, hotel-hotel terdekat di kawasan Sanur, wisata kuliner di sekitar Pantai Sanur, info tarif apapun yang ada di Pantai Sanur serta catatan perjalanan saya selama mengeksplorasi pantai-pantai di kota Denpasar.

Pantai Sanur di Denpasar Bali ini merupakan pantai ke-4 yang saya datangi dalam eksplorasi saat itu dan juga menjadi penutup tulisan mengenai catatan perjalanan "Eksplorasi Pantai di Denpasar" tersebut. Sebelumnya saya sudah menulis 3 pantai pertamanya yang bisa dibaca dalam blog ini juga yaitu Pantai Segara Ayu, Pantai Sindhu dan Pantai Matahari Terbit.

Letak Pantai Sanur

Welcome to Pantai Sanur Bali, salah satu tulisan yang terdapat di Pantai Sanur.
Pantai Sanur berada di kota Denpasar, tepatnya di kawasan wisata Sanur di kecamatan Denpasar Selatan. Jaraknya dari pusat kota Denpasar adalah kurang lebih 6 km, yang dapat ditempuh selama 10 hingga 15 menit berkendara. Sedangkan lama waktu perjalanan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai kurang lebih 30 hingga 40 menit berkendara.

Agar lebih memudahkan dalam mencarinya, Pantai Sanur Bali berada di antara 2 pantai yaitu Pantai Segara Ayu – Pantai Sindhu (disebelah selatan) serta di sebelah utara ada Pantai Matahari Terbit. Untuk dapat memasuki objek wisata Pantai Sanur di Denpasar – Bali ini, pengunjung biasanya bisa masuk melalui Jl. Hang Tuah atau bisa juga dengan melalui jalan-jalan di sebelah hotel Inna Grand Bali Beach, karena pantai Sanur membentang sepanjang 3 km melalui hotel tersebut.

Sejarah Pantai Sanur

Dalam Prasasti Raja Kasari Warmadewa (917 M, berkheraton di Singhadwala), pantai Sanur digambarkan sebagai sebuah pantai yang indah. Prasasti tersebut saat ini terdapat di  daerah Blanjong yang berada di sebelah selatan Pantai Sanur.

Dimasa penjajahan Belanda, Pantai Sanur menjadi tempat pendaratan tentara Belanda saat akan menyerang Kerajaan Badung yang pada saat itu sangat membangkang pada pemerintah kolonial. Perang pada 18 November 1906 itu dikenal sebagai Puputan Badung.

Pantai Sanur mulai terkenal sebagai sebuah objek wisata pada tahun 1937, ketika seorang seniman Belgia bernama A.J. Le Mayeur melukis keindahan Pantai Sanur dan dipamerkan ke negara-negara lain yang pada akhirnya membuat wisatawan mancanegara mulai meramaikan pantai ini. Seniman Belgia tersebut menikah dengan seorang penari Legong terkenal asal Bali yang bernama Ni Nyoman Pollok. Ni Nyoman Pollok sering dijadikan model dalam lukisan-lukisan A.J. Le Mayeur tentang Pantai Sanur tersebut. Sanggar lukisan itu saat ini telah menjadi Museum Le Mayeur yang terbuka untuk umum. Pengunjung yang datang ke pantai Sanur bisa singgah ke Museum Le Mayeur sejenak untuk menikmati keindahan pantai Sanur dalam lukisan.


Keindahan Pantai Sanur

Foto Pantai Sanur Bali dengan keindahan yang tidak dapat terlewatkan begitu saja.
Pantai Sanur Bali merupakan pantai yang telah populer sejak dulu, bahkan lebih dulu populer dibandingkan Pantai Kuta di kabupaten Badung. Bahkan Hotel berbintang pertama di Bali didirikan dekat dengan Pantai Sanur, yaitu Inna Grand Bali Beach Hotel. Ini menunjukan bahwa Pantai Sanur memiliki banyak sekali hal-hal menarik yang dapat membuat wisatawan lokal maupun mancanegara sangat tertarik untuk mengunjungi pantai ini.

Pantai Sanur Bali merupakan pantai yang menghadap ke arah timur sehingga para pengunjung dapat menikmati pemandangan sunrise dari pantai ini. Banyak pantai di Bali yang menghadap ke arah timur, namun hanya pantai-pantai di kawasan wisata Sanur, salah satunya Pantai Sanur inilah yang paling ramai dikunjungi wisatawan untuk menikmati pesona matahari terbit. Saat pagi hari sekitar pukul 05:30 WITA, para pengunjung mulai mendatangi salah spot sunrise terbaik di Bali ini untuk melihat, memotret atau sekedar duduk santai dan menikmati momen terbitnya matahari.

Air laut di Pantai Sanur cenderung dangkal dengan ombak yang tenang serta terdapat cukup banyak batu karang, itu membuat pantai Sanur tidak seperti pantai Kuta yang cocok untuk berselancar, tapi lebih cocok untuk berenang dan menyelam. Wisatawan yang mendatangi Pantai Sanur juga lebih berani untuk mengajak anak-anaknya yang masih kecil untuk bermain air atau berenang disini. Itu mengapa Pantai Sanur menjadi pantai yang tepat untuk didatangi oleh pengunjung dari berbagai kategori usia.

Tenangnya air laut memang membuat pengunjung tidak dapat surfing di pantai ini, namun sebagai gantinya jadi lebih cocok untuk bermain kano, menyelam, snorkeling, berenang, banana boat serta melakukan aktivitas seawalker dan lain sebagainya. Banyak fasilitas yang disediakan atau disewakan untuk menunjang aktivitas tersebut di Pantai Sanur.

Pengunjung di Pantai Sanur Bali biasanya memadati pantai ini mulai dari pagi hari.
Pasir di Pantai Sanur Bali termasuk pasir putih namun dengan tekstur yang sedikit kasar. Hal tersebut disebabkan oleh adanya terumbu karang yang tumbuh di lepas pantai, yang akan terhempas ke pantai saat terumbu karang ini mati. Terumbu karang yang mati dan terhempas ke pantai inilah yang menjadi pembentuk pasir di pantai Sanur.  Meskipun agak kasar, pasir di Pantai Sanur tetap nyaman untuk diinjak dengan kaki kosong sambil melakukan berbagai aktivitas yang menyenangkan di atas pasir tersebut.

Daya tarik lainnya adalah adanya perahu-perahu nelayan (jukung) berwarna-warni yang banyak terdapat di tepian pantai. Perahu-perahu berwarna-warni dengan latar matahari terbit menjadikan Pantai Sanur selalu menarik untuk dikunjungi oleh para fotografer di pagi hari yang ingin mendapatkan foto-foto terbaiknya. Adanya beberapa gazebo yang terletak menjorok ke lautan menambah keindahan serta keunikan foto-foto yang dihasilkan oleh para fotografer saat memotret di Pantai Sanur.

Saat siang hari atau dikala panas menyengat, ada pohon-pohon rindang di tepian pantai tempat para pengunjung yang tidak ingin berjemur berteduh di bawahnya. Duduk di pasir pantai dan di bawah pohon yang rindang di kala matahari menyengat merupakan salah satu aktivitas yang banyak dilakukan oleh para pengunjung di Pantai Sanur. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai jajanan yang banyak dijual di Pantai ini seperti jagung bakar dan lumpia sambil duduk di bawah pepohonan yang teduh itu.

Aktivitas Seru di Pantai Sanur Bali

Melihat matahari terbit (sunrise)
Ini merupakan aktivitas terfavorit pengunjung Pantai Sanur Bali, yang membuat Pantai Sanur selalu kebanjiran pengunjung di pagi hari. Saat cuaca cerah, datanglah ke Pantai Sanur dari jam 5 – 6 pagi untuk menyaksikan pemandangan matahari terbit. Pengunjung dapat melakukannya dengan duduk di pasir pantai atau duduk di gazebo yang ada. Pemandangan matahari terbit saat air laut surut serta adanya jukung (perahu) yang menambah semarak pemandangan itu akan selalu menjadi incaran para fotografer di Pantai Sanur.

Lari pagi (jogging)
Terdapat jogging track yang cukup panjang di Pantai Sanur, yang menghubungkan antara Pantai Matahari Terbit di sebelah utara hingga Pantai Mertasari di sebelah selatan, yang tentunya juga melewati Pantai Sanur, Pantai Segara Ayu dan Pantai Sindhu. Jogging track ini berupa jalan setapak di tepian pantai dan lebih sering melewati pepohonan yang rindang, sehingga tidak perlu khawatir kepanasan saat berlari. Lintasan tersebut juga dapat dilalui dengan bersepeda.

Bersepeda (biking)
Pengunjung juga dapat bersepeda melalui jogging track yang ada, baik itu dengan membawa sepeda sendiri atau menyewa pada tempat penyewaan yang banyak terdapat di sekitar pantai Sanur. Untuk menyewa sepeda, ada tarif yang bervariasi, namun umumnya Rp. 5000/jam, Rp. 25.000 untuk 8 jam serta Rp. 35.000 untuk 24 jam, tergantung tempat penyewaannya masing-masing. Untuk dapat menyewa sepeda, syaratnya cukup meninggalkan kartu identitas saja kepeda pihak rental sepeda.

Berlayar (sailing)
Pengunjung Pantai Sanur juga dapat menyewa perahu layar yang banyak terdapat di tepian pantai untuk berlayar.

Memancing (fishing)
Sewalah kapal-kapal yang banyak terdapat di kawasan Sanur untuk diantar ke tengah laut. Memancing di Sanur bisa mendapatkan berbagai jenis ikan diantaranya cakalang, tuna serta ikan-ikan lainnya.

Bermain Kano (canoeing)
Ombak di Pantai Sanur pecah di tengah lautan, yang menyebabkan air laut di pantai ini sangat tenang. Air laut yang tenang membuat bermain kano di Pantai Sanur cukup aman untuk dilakukan. Selain itu sudah terdapat batas laut yang tidak boleh dilewati saat berkano, yang ditandai dengan bendera serta bola terapung, yang apabila dilewati kemungkinan terseret ombak lebih besar. Kano dapat disewa di tempat penyewaan kano yang banyak terdapat di sekitar pantai Sanur  (diantaranya di depan Museum Le Mayeur serta dekat hotel Inna Grand Bali Beach). Untuk menyewa kano hanya perlu membayar Rp. 10.000/jam serta kartu identitas.

Bermain Kayak (kayaking)
Perbedaan antara kayak dan  kano terletak pada perahunya. Kano menggunakan perahu yang terbuka, sedangkan kayak menggunakan perahu yang tertutup kecuali bagi pendayungnya, sehingga apabila terbalik, perahu untuk kayak akan lebih mudah dikembalikan ke posisi semula. Di Pantai Sanur yang ombaknya tenang juga sangat cocok untuk kayaking. Untuk menyewanya tarifnya berada pada kisaran Rp. 50.000.

Berenang
Pantai Sanur sangat cocok sebagai tempat untuk berenang, baik itu untuk anak-anak hingga orang tua. Hal tersebut disebabkan air laut yang sangat tenang serta tidak terlalu dalam. Lokasi favorit untuk berenang adalah di depan Hotel Inna Grand Bali Beach, yang merupakan pantai yang sangat landai. Meskipun berenang hingga ke tengah lautmasih tetap dangkal, dengan rata-rata kedalamannya adalah 1,5 meter. Di depan hotel ini tidak banyak karang di dasar laut, sehingga terasa lebih nyaman saat berenang.

Selancar (surfing/wavesurfing)
Berselancar di Pantai Sanur tidak dapat dilakukan setiap saat, namun  hanya pada musim tertentu saat ombak cukup besar. Biasanya itu merupakan musim angin barat yaitu pada bulan Desember hingga Maret. Saat musim hujan sering ada ombak yang cukup tinggi sedangkan angin berasal dari arah barat (daratan) yang membuat angin yang mengenai ombak tidak terlalu kuat. Hal tersebut membuat ombak yang terbentuk tidak cepat pecah dan sangat cocok untuk berselancar. Sewa papan selancar di sekitar Pantai Sanur ini kalau pintar nego bisa mendapatkan Rp. 50.000/jam, walaupun tarif normalnya adalah Rp. 100.000/jam untuk turis lokal.

Selancar angin (windsurfing)
Dibandingkan selancar biasa (wavesurfing), selancar angin dapat dilakukan kapanpun di Pantai Sanur asalkan angin sedang bertiup dengan kencang. Di Pantai Sanur inilah atlet-atlet selancar angin asal Bali terbai k asia berasal. Pada waktu-waktu tertentu, atlet-atlet internasional tersebut sedang berlatih di pantai ini dan menjadi tontonan yang menarik bagi para pengunjung. Untuk menyewa peralatan selancar angin, banyak terdapat tempat penyewaannya di sekitar Pantai Sanur.

Kitesurfing
Kitesurfing ini mirip windsurfing, hanya saja yang menggerakkan papan selancarnya adalah sebuah layangan besar dari parasut yang terhubung dengan tali ke papan selancar. Untuk memainkan ini tentunya perlu memanfaatkan angin. Untuk memainkan kitesurfing di Pantai Sanur Bali perlu menyewa perlengkapannya dengan tarif kurang lebih Rp. 50.000 – Rp. 100.000 untuk papan selancarnya serta Rp. 250.000 untuk layangannya. Atau bisa juga mengikuti berbagai permainan yang ada menggunakan kitesurfing yang tarifnya dapat mencapai Rp. 1.000.000 untuk 2 jam.

Berjalan di dasar laut (seawalker)
Aktivitas berjalan di dasar laut (seawalker) merupakan salah satu aktivitas unggulan yang terdapat di Pantai Sanur, yang jarang ada di pantai-pantai lainnya di Bali. Pantai lainnya yang juga menyediakan aktivitas ini adalah Pantai Tanjung Benoa. Aktivitas yang juga disebut dengan Marine Ocean Walk ini merupakan suatu aktivitas dimana kita berjalan di dasar laut (di kedalaman kurang lebih 5 – 10 meter) dengan menggunakan helm kedap air. Sebelumnya kita akan dibawa dengan kapal boat ke tengah laut, dengan ditemani oleh instruktur terlatih serta berpengalaman kita akan menuruni tangga ke dasar laut dan mulai berjalan selama 30 – 45 menit. Seawalker di Sanur dikenai tarif yang bervariasi tergantung dari operatornya, mulai dari Rp. 400.000/orang hingga Rp. 600.000/orang, biasanya lebih murah tergantung jumlah peserta.

Menyelam (diving) dan snorkeling
Pantai Sanur di Bali memiliki air laut yang tenang serta jernih, yang dapat memperlihatkan dengan jelas dasar lautnya. Menyelam dan snorkeling di Pantai Sanur menjadi salah satu aktivitas yang sangat disukai oleh siapapun yang mendatangi pantai ini. Melihat ikan-ikan yang berenang di dasar laut serta terumbu karang yang ada dapat membuat liburan lebih menyenangkan. Perlengkapan untuk snorkeling bisa di sewa di Pantai Sanur dengan kisaran tarif sekitar Rp. 150.000 untuk mendapatkan perlengkapan snorkeling beserta dengan instruktur dan operator perahu yang membawa ke tengah laut. Jika untuk perlengkapan snorkeling saja biasanya jauh lebih murah. Sedangkan untuk sewa perlengkapan menyelam full set kurang lebih Rp. 150.000/hari, namun untuk paket yang lengkap (instruktur dan lain-lain) biasanya mencapai Rp. 300.000 – Rp. 500.000/hari.

Banana Boat
Menaiki sebuah perahu karet menyerupai pisang dan ditarik oleh speedboat dengan  kecepatan yang sangat tinggi, sebelum akhirnya speedboat itu berbelok tajam dan membuat banana boat beserta penumpangnya terbalik (penumpang sudah mengenakan jaket pelampung sebelumnya). Di Pantai Sanur, tarif untuk naik banana boat ini adalah sekitar Rp. 50.000/orang untuk setiap 15 menitnya dan biasanya sudah dapat dimulai hanya dengan 2 orang peserta, walaupun kapasitas maksimalnya adalah 6 orang.

Parasailing
Pemain akan diikatkan tubuhnya ke parasut dengan tali kekang, selanjutnya parasut diikatkan ke speedboat dengan tali. Speedboat akan dijalankan dengan kencang dan membuat parasut serta pemain terangkat kurang lebih 100 meter dari permukaan laut. Ngeri bukan? Tapi sensasi seperti ini sulit di dapatkan loh di daerah-daerah lainnya yang ada pantainya. Tarif untuk parasailing di Pantai Sanur berkisar antara Rp. 100.000 hingga Rp. 125.000  untuk 15 menit.

Jet Ski
Tentunya sudah banyak yang tahu mengenai Jet Ski ini, yang juga bisa dibilang seperti sepeda motor di air. Di Pantai Sanur, biaya sewa penggunaan Jet Ski (biasanya dengan instruktur juga kalau belum terbiasa) mulai dari Rp. 150.000 hingga Rp. 200.000 dengan waktu penggunaan 15 menit.

Stand Up Paddling (SUP)
Salah satu jenis olahraga mendayung sambil berdiri di atas sebuah papan yang mirip papan selancar, yang jika dilihat seperti gabungan antara berselancar (surfing) dan kayak. Bagi pemula, bermain Stand Up Paddling akan cukup aman dilakukan di Pantai Sanur yang tenang. Untuk menyewa Stand Up Paddle, kisaran tarif sewa di sekitar Pantai Sanur adalah Rp. 350.000 untuk sehari penuh, dan lebih murah jika lebih lama waktu penyewaannya. Jika belum terbiasa dengan olahraga ini, bisa dengan mengikuti latihan yang juga biasanya disediakan paketnya di tempat penyewaan SUP tersebut.

Berjemur
Ini adalah aktivitas yang juga cukup populer dilakukan di Pantai Sanur dengan sebagian besarnya didominasi oleh turis mancanegara. Tersedia kursi untuk berjemur yang berjejer di tepian pantai, biasanya untuk menggunakan kursi itu perlu membayar biaya sewa dengan kisaran tarif sekitar 50.000 hingga 100.000 per jam. Namun ada juga yang menyediakannya dengan gratis.

Bermain Layangan
Pantai Sanur di Bali menjadi salah satu tempat favorit untuk bermain layangan. Anak-anak hingga dewasa biasanya menghabiskan waktu senggangnya untuk bermain layangan di berbagai lokasi di Pantai Sanur. Bahkan seringkali diadakan festival layang-layang di Pantai Sanur ini.

Yoga
Jika datang ke Pantai Sanur di Bali hari Minggu pagi, biasanya terlihat ada warga Denpasar serta turis mancanegara yang sedang melakukan aktivitas yoga di depan hotel Inna Grand Bali Beach. Peserta bisa datang dan mengikuti yoga yang diadakan oleh salah satu klub yoga di Bali ini hanya dengan menyiapkan fisik yang sehat serta tidak lupa selembar matras.

Tarif

Berikut ini adalah daftar tarif atau retribusi apapun yang ada di Pantai Sanur Bali. Untuk masuk Pantai Sanur tidak perlu membayar karcis masuk, hanya perlu menyediakan uang untuk membayar retribusi parkir untuk kendaraan pengunjung. Ringkasan tarif yang ada di Pantai Sanur (bukan tarif tetap, karena dapat berubah sewaktu-waktu) adalah sebagai berikut:
  • Parkir sepeda motor: Rp. 2000;
  • Parkir mobil: Rp. 3000;
  • Sewa sepeda: Rp. 5000/jam; Rp. 25.000/8 jam dan Rp. 35.000/24 jam;
  • Sewa perahu layar:
  • Sewa kano: Rp. 10.000 – Rp. 15.000/jam;
  • Sewa kayak: kurang lebih Rp. 50.000/jam;
  • Snorkeling: Rp. 100.000 – Rp. 200.000;
  • Diving: Rp. 150.000/hari (hanya perlengkapan full set); Rp. 300.00 – Rp. 500.000/paket 1 hari;
  • Papan selancar (surfing): Rp. 50.000 – Rp. 100.000/jam;
  • Papan selancar angin (windsurfing): Rp.
  • Layangan untuk selancar layang (kitesurfing): Rp. 250.000/jam;
  • Seawalker: Rp. 400.000 – Rp. 600.000;
  • Banana boat: Rp. 50.000/orang/15 menit;
  • Parasailing: Rp. 100.000 – Rp. 125.000/15 menit;
  • Sewa jet ski: Rp. 150.000 – Rp. 200.000/15 menit;
  • Stand Up Paddling: Rp. 350.000/hari;
  • Kursi jemur: Gratis – Rp. 100.000/jam

Jika ada perbedaan harga yang mencolok antara data yang tertera di atas dengan harga real di lapangan, mohon dimaklumi karena tidak bisa diupdate setiap waktu, dan tarif-tarif yang tertera di atas tergantung juga dari operator/tempat penyewaan yang ada di Pantai Sanur. Mohon koreksinya jika ada perubahan harga.

Wisata Kuliner di Sekitar Pantai Sanur Bali

Setelah puas beraktivitas di Pantai Sanur, jangan pernah melewatkan wisata kuliner di kawasan pantai ini. Banyak jagung bakar yang di jual oleh pedagang di sekitar pantai. Ada juga yang menjual lumpia serta sate. Jika ingin makan dengan budget rendah, banyak tempat makan di Sanur berupa warung-warung kecil yang bertebaran di dekat pantai, dengan menu makanan yang bervariasi. Tapi jika memiliki budget lebih, bisa makan di restoran-restoran yang juga banyak terdapat di sekitar pantai ini.

Salah satu warung makan yang paling sering dibicarakan oleh wisatawan yang pernah ke Pantai Sanur adalah warung Men Weti dan warung Mak Beng. Di Warung Men Weti menyediakan menu utama yang beranekaragam dengan olahan yang bermacam-macam jenis, ikan laut serta cumi-cumi yang gurih serta ayam dengan bumbu balinya yang khas. Sedangkan di Warung Mak Beng yang telah ada sejak tahun 1941, menu utamanya yang selalu dicari-cari adalah sup kepala ikan yang menggunakan rempah-rempah untuk kuahnya sehingga membuat selalu dicari-cari. Selain itu di Warung Mak Beng juga ada ikan laut goreng serta ada sambal terasi yang cocok dimakan dengan ikan goreng itu.

Jika ingin berjalan lebih jauh, pergilah ke Pasar Sindhu di sebelah selatan Pantai Sanur, banyak makanan-makanan khas Bali, Sumatera, Madura, Jawa bahkan Cina. Restoran-restoran di kawasan sekitar jalan By Pass Ngurah Rai serta Jalan Danau Tamblingan banyak yang merupakan restoran

Hotel dekat Pantai Sanur Bali

Kawasan Sanur merupakan kawasan wisata yang sudah terkenal sejak dulu, oleh sebab itu pengunjung tidak akan kesulitan menemukan hotel atau penginapan berbintang maupun yang murah dekat Pantai Sanur. Berikut ini adalah 20 hotel-hotel populer dekat Pantai Sanur Bali:

1. Hotel Inna Grand Bali Beach;
Diantara 20 hotel dekat Pantai Sanur, hanya Hotel Inna Grand Bali Beach yang akan diulas lebih lengkap disini oleh karena merupakan hotel bersejarah yang dapat dikatakan juga sebagai salah satu ikon di kawasan Sanur. Merupakan hotel berbintang pertama di Bali serta merupakan juga merupakan hotel pertama yang tinggi bangunannya dapat melebihi pohon kelapa, yang dibangun pada masa pemerintahan Presiden Ir. Soekarno (pada masa itu belum ada ketentuan tinggi bangunan tidak boleh lebih dari 15 meter). Dengan jumlah kamar lebih dari 500 unit, tamu tidak perlu takut kehabisan stok kamar.
2. Hotel Bali Warna;
3. Diwangkara Beach Hotel and Resort;
4. Jambu Inn;
5. Sanur Paradise Plaza Hotel;
6. Pollok and Lemayeur;
7. Ananda Beach Hotel;
8. Dampati Villas;
9. Alit Beach Resort and Villas;
10. Agung & Sue Watering Hotel 1 Sanur Bali;
11.  Puri Kelapa Garden Cottages;
12. Segara Village Hotel;
13. Ida Homestay;
14. Mentari Sanur Hotel;
15. Villa Mahapala;
16. Puri Dalem Hotel;
17. Hotel Bali Hoki;
18. Sri Phala Resort and Villa;
19. Villa Sakura;
20. Villa Bamboo

Sedangkan bagi yang ingin mencari hotel murah atau penginapan ala backpacker dekat Pantai Sanur, banyak terdapat di jalan Danau Tamblingan (belakang Pantai Sanur), dengan kisaran tarif mulai dari Rp. 150.000 hingga Rp. 400.000 per malam.

Menyeberang ke Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dari Pantai Sanur

Satu lagi info mengenai Pantai Sanur yang tidak boleh dilewatkan, pantai ini merupakan salah satu pintu masuk untuk menuju ke 3 Nusa yang terkenal di Bali itu (Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan).  Tarif untuk menuju ke 3 Nusa itu bervariasi tergantung dari jenis kapal yang digunakan serta asal wisatawan. Untuk turis domestik yang menggunakan jukung kurang lebih Rp. 50.000 sedangkan fast boat kurang lebih Rp. 75.000. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara dari Rp. 100.000 – Rp. 175.000. Itu adalah tarif sekali jalan, jika sudah turun di salah satu dari 3 Nusa itu, perlu lagi membayar untuk kembali ke Pulau Bali.

Eksplorasi Pantai di Denpasar: #4 Pantai Sanur

Ninno Emanuel di Pantai Sanur Bali.
Sebelumnya saya sudah menulis tentang eksplorasi pantai di Denpasar mulai dari Pantai Segara Ayu, Pantai Sindhu, Pantai Matahari Terbit dan ditutup dengan Pantai Sanur. Untuk 3 tulisan saya sebelumnya bisa dibaca dengan klik tautan di bawah ini:
Lanjut catatan perjalanan Eksplorasi Pantai di Denpasar, kali ini di bagian ke 4 sekaligus menjadi penutup tulisan tersebut adalah catatan saat saya mendatangi Pantai Sanur. 31 Oktober 2015 pukul 06:00, setelah mengeksplorasi Pantai Matahari Terbit dalam tulisan bagian ke 3, saya dan Dovan berjalan ke arah selatan menuju ke Pantai Sanur sebelum matahari terbit terlihat (sebelumnya masih tertutup awan).

Batas antara Pantai Matahari Terbit dan Pantai Sanur terlihat dengan jelas dari warna pasir pantainya. Pantai Matahari Terbit di sisi utara dengan pasir hitam mengkilat dan Pantai Sanur di sisi selatan dengan pasir putih. Di Pantai Sanur juga banyak terlihat perahu-perahu nelayan (jukung) serta speedboat yang biasanya digunakan ke tengah laut untuk memancing, snorkeling, diving atau berlayar ke 3 Nusa di Kabupaten Klungkung. Laut juga pada pagi itu masih surut, bagian laut yang dalam terlihat sangat jauh dari tepian pantai, mungkin sekitar 300 – 500 meter dari bibir pantai.

Beberapa pengunjung mulai meramaikan pagi itu sambil menanti matahari melewati awan yang cukup tinggi di ufuk timur sana. Ada yang duduk diatas pasir sambil bercerita, ada yang sedang makan sambil memandang ke arah lautan, ada yang sudah mulai berenang pada cekungan tertentu yang membuat air laut yang surut tetap dalam. Pengunjung lainnya sibuk berselfie ria dengan latar belakang lautan yang surut serta matahari pagi yang mulai menampakkan dirinya.

Sunrise yang sangat indah di Pantai Sanur, kombinasi yang sempurna untuk dipotret. Matahari pagi yang berwarna jingga, air laut yang surut serta speedboat serta jukung berwarna-warni yang terombang-ambing di atas air. Saya sama sekali tidak melewatkan kesempatan untuk mengambil foto pemandangan yang sangat super tersebut. Mulai foto apapun yang terlihat di Pantai Sanur itu dengan sunrise menjadi fokus utamanya.

Setelah puas foto-foto pemandangan di Pantai Sanur di pagi itu, akhirnya saya terpaksa harus meninggalkan tempat ini karena Dovan harus berangkat kerja pukul 08:00. Kembali lagi melalui Pantai Matahari Terbit, foto-foto sebentar sebelum akhirnya menuju parkiran untuk mengambil sepeda motor dan kembali ke tempat tinggal Dovan.

Hanya itulah catatan perjalanan saya dalam mengeksplorasi pantai-pantai di kawasan Sanur - kota Denpasar mulai dari Pantai Segara Ayu setelah itu menuju ke Pantai Sindhu dan keesokan harinya kembali ke Pantai Matahari Terbit dan Pantai Sanur.

Selanjutnya di hari terakhir di Bali pada tahun 2015 ini saya melanjutkan perjalanan ke arah utara menuju kawasan Bedugul dengan Pura Ulun Danu Beratan sebagai objek wisata terkenalnya dan siangnya kembali lagi menuju ke pantai Melasti di Ungasan (ujung selatan Bali, mirip Pantai Pandawa) yang berada tidak jauh dari tempat kerja Dovan (Tulisan tentang Pantai Melasti dapat dibaca DISINI). Tulisan tentang Pura Ulun Danu Beratan – Bedugul masih belum ditulis dalam blog nnoart ini, nantikan saja tulisan serta foto-fotonya pada postingan berikutnya yah :D

Koleksi foto nnoart di Pantai Sanur Bali


A photo posted by nnoart (@nnoart) on

Foto pemandangan sunrise di Pantai Sanur Bali oleh nnoart.

Pemandangan matahari terbit (sunrise) Pantai Sanur Bali - foto oleh nnoart.

Pengunjung Pantai Sanur Bali memandangi sunrise disana.

Foto Pantai Sanur Bali yang identik dengan keindahan sunrisenya.

Pengunjung melihat sunrise di Pantai Sanur Bali, aktivitas favorit yang harus dilakukan saat disana.

Ninno Emanuel saat sunrise di Pantai Sanur Bali.


Keterangan foto:
Lokasi: Pantai Sanur, Kota Denpasar, Bali
Waktu: 31 Oktober 2015


SHARE TULISAN INI:


1 comment:

  1. alhamdulilla informasinya sangat membantu sekali untuk liburan saya dan teman teman saya menuju patai sanur ,dan mengtagu info pemandangan disana dan fasilitas yang ada ,trims sukses salalu

    ReplyDelete